Wednesday, September 28, 2011

Sakit atau Disakiti


Sakit atau Disakiti


Aku tidak ingin sakit dan disakiti. Maka saat aku bertemu denganmu dan kamu mengatakan tiga kata itu, aku hanya mempercayaimu, berharap kamu sunggu-sungguh mengatakannya. Kemudian saat kutahu kau bersama orang lain, aku hanya tersenyum. Saat kutahu kau bersamaku hanya untuk bersenang-senang, kenapa tidak aku melakukannya juga.

Lukisan


Lukisan

      Kamu bagaikan lukisan di mataku, sangat indah, sangat menawan. Namun aku tidak seharusnya memilikimu. Karena kamu bak lukisan, maka aku hanya dapat memandang keindahanmu. Karena kamu bak lukisan, maka ada orang lain yang lebih cocok bersamamu. Dialah pemilik lukisan, dialah orang yang paling mengerti kamu karena dia telah lebih dahulu mengenalmu.

Dia Menjagaku


Dia Menjagaku


Aku punya seorang pacar, dia bersekolah di SMA yang berbeda denganku. Dia adalah pacar pertamaku. Sudah setengah tahun kami bersama. Setengah tahun pula aku merasakan suka-duka dalam berpacaran. Saat ini aku sedang berada dalam bagian duka. Sudah satu minggu, dia tidak pernah menghubingiku, tidak melalui telepon, tidak melalui sms, tidak juga melalui e-mail.