Lukisan
Kamu bagaikan lukisan di mataku, sangat indah, sangat menawan. Namun aku tidak seharusnya memilikimu. Karena kamu bak lukisan, maka aku hanya dapat memandang keindahanmu. Karena kamu bak lukisan, maka ada orang lain yang lebih cocok bersamamu. Dialah pemilik lukisan, dialah orang yang paling mengerti kamu karena dia telah lebih dahulu mengenalmu.
No comments:
Post a Comment